TEROBOSAN SEORANG PEREMPUAN SEJATI

TEROBOSAN PEREMPUAN SEJATI

xtine wibhowo

siapa bilang perempuan tdk bisa melakukan breakthrough?

breakthrough perempuan sejati

dimuat di Majalah BGKMI, April 2011

BREAKTHROUGH ATAU TEROBOSAN

                Menarik sekali thema BGKMI bulan ini, yaitu breakthrough alias membuat terobosan.Apa itu terobosan? Terobosan adalah sikap hati dan tindakan yang dapat melebihi kemampuan kita sendiri. Dengan kata lain,  kita dapat menembus batas dan mendobrak keterbatasan yang ada dalam hidup ini. Terobosan yang kita lakukan ini akan mewarnai ‘dunia’ kita. Dunia bisa berarti dunia yang sangat luas ini, bisa juga berarti lingkup kita sehari-hari, misalnya keluarga, sekolah, kampus, pasar, kantor dan masyarakat di sekitar kita.

Lalu, siapakah yang harus melakukan terobosan? Hanya para pemimpin dunia? Tentu saja tidak. Saya percaya, Anda tahu jawabannya. Benar, yang harus melakukan terobosan adalah kita semua. Beberapa orang yang telah melakukan terobosan, salah satu contohnya adalah Bunda Theresa. Dia berani mengambil tindakan yang sangat beresiko, dengan hidup bersama kaum papa,walau awalnya ditentang oleh masyarakat sekitar. Masih banyak orang yang dapat kita katakan telah membuat terobosan dan mengguncang dunia.

Lantas, bisakah kita membuat terobosan dan mengguncang dunia? Bagaimana kalau kita ‘hanya’ seorang perempuan dan bukan seorang pemimpin? Bisakah kita melakukan breakthrough? Sengaja pada tulisan ini, saya mengususkan untuk bicara tentang perempuan. Alasannya adalah karena saya sendiri seorang perempuan, dan juga karena perempuan sering dianggap warga kelas kambing, yang pasti sulit melakukan terobosan.

Oya, mengapa saya menggunakan istilah perempuan dan bukan wanita? Karena wanita memiliki makna seseorang yang punya sifat-sifat seorang putri (yaitu halus, lembut dan tidak bebas mengeluarkan pendapat) dan yang ‘dimiliki’ oleh pria. Maka ‘wanita’ akan sulit melakukan terobosan.

Sedangkan perempuan, sebenarnya bermakna lebih baik, namun mengalami pergeseran di saat sekarang, sehingga tidak sering digunakan. Padahal arti perempuan adalah “empu” atau tuan atau permaisuri atau ‘memiliki’. Dengan menggunakan kata ‘perempuan’, saya harap kita menjadi lebih berdaya dalam menembus batas. Nah, Anda siap, melakukan terobosan bersama saya???

BULAN PEREMPUAN

Mari kita mundur sejenak ke bulan April, yang  dapat dikatakan sebagai bulan perempuan. Mengapa demikian? Karena pada bulan tersebut, bangsa Indonesia memperingati hari Kartini. Pasti semua pembaca BGKMI tahu tentang sosok Kartini ini. Betul, dia adalah pahlawan perempuan yang mengangkat derajat hidup perempuan di Indonesia. Ia berani mendobrak tradisi masyarakat saat itu yang sangat tidak memberi tempat bagi perempuan untuk maju.

Selain itu, pada bulan April juga, kita memperingati Jumat Agung dan Paskah. Kedua peristiwa besar tersebut mampu membuka mata dunia, bahwa karakter perempuan adalah karakter yang sangat kuat dan luar biasa.

Pada peristiwa penyiksaan Yesus, Alkitab mencatat bahwa saat itu, murid-murid Yesus yang pria dan nampak tegar itu, menjadi lemah dan saking takutnya melihat penderitaan Yesus, mereka menyangkal bahwa dirinya adalah murid Yesus. Namun pada peristiwa yang sama, para perempuan tetap setia mengikut DIA, meski dalam penderitaan.Kita bisa juga melihat pada peristiwa JUMAT AGUNG. Siapa yang setia mengiring Yesus dan paling akhir berada di kaki Yesus? Ya, mereka yang setia adalah para perempuan. Mereka mengikut Yesus hingga tuntas, hingga Yesus diturunkan dari kayu salib dan dikuburkan.

Selanjutnya, mari kita ingat peristiwa setelah itu, yaitu PASKAH. Para perempuan lah yang setia mengunjungi makam Yesus. Mereka pulalah yang diberi kesempatan oleh Yesus untuk pertama kali menyaksikan kebangkitan Yesus yang luar biasa itu. Dengan peristiwa ini, selain kita menjadi semakin paham bahwa perempuan memiliki sifat yang setia, Yesus juga ingin mengangkat derajat perempuan. Di mata Yesus, kaum perempuan bukan warga kelas kesekian, namun para perempuan juga merupakan warga yang utama alias VIP (very important person). Tetap setia di saat orang lain tidak bisa setia itu bukti bahwa perempuan bisa melakukan terobosan.

VERY IMPORTANT PERSON (VIP)

Sebenarnya jika berbicara bahwa sebenarnya perempuan adalah warga VIP, tidak hanya ada di kitab Perjanjian Baru. Di kitab Perjanjian Lama, pada kitab Kejadian pun, sudah Nampak terlihat bahwa perempuan  bisa memegang peran yang sangat penting.

Kejatuhan manusia ke dalam dosa, bukan dimulai oleh kaum pria. Akan tetapi justru dimulai oleh perempuan, yaitu Hawa! Tentu saja ini bukan contoh yang baik, namun sekedar mengingatkan kepada kita bahwa perempuan diberi bekal oleh TUHAN untuk mengubah dunia. Di tangan perempuan, dunia bisa menjadi baik, bisa juga menjadi jatuh dalam dosa.

Nampaknya perbuatan Hawa inilah yang kemudian membuat dunia seolah-olah ‘membenci’ perempuan dan lantas menomorduakan kaum hawa ini. Kesannya, jika ada perempuan maka hancurlah dunia. Maka ada lagu berjudul “no woman, no cry”. Jika tidak ada perempuan, pasti tidak aka nada tangisan.

Tetapi beruntunglah kaum perempuan, karena kemudian Yesus memulihkan keadaan ini, yaitu dengan dipilihNya seorang perempuan untuk melahirkan juru selamat dunia. Siapa perempuan itu? Wah, Anda pasti tahu dengan jelas. Ya, dialah Maria, ibu Yesus. Tentu saja sebenarnya demi untuk menyelamatkan dunia, Yesus bisa secara tiba-tiba turun dari Sorga, seperti dewa-dewa yang ada di film-film. Tidak usah repot harus menjadi bayi dan dilahirkan oleh seorang peempuan. Tapi Yesus kita memang luar biasa. Dengan proses kelahiranNya yang seperti orang biasa, IA ingin menunjukkan kesetaraan dengan kita, manusia berdosa. Di sisi lain, IA juga ingin mengatakan bahwa seorang Juru Selamat saja, butuh perempuan untuk mendidikNya, apalagi manusia biasa. Untuk bertumbuh dan berkembang menjadi seorang yang handal, dibutuhkan perempuan yang juga adalah seorang ibu!

SETIA PADA KELUARGA

Telah diungkap tadi, bahwa perempuan dapat melakukan terobosan dan mengguncang dunia, dengan kesetiaan dan komitmen. Kita setia menjadi istri dari seorang suami, tentulah membutuhkan perjuangan. Apalagi setelah anak-anak lahir dan menyemarakkan pernikahan kita. Biasanya, seorang wanita akan berubah menjadi sosok keibuan, tidak hanya kepada anak-anak tetapi juga kepada suami!

Seringkali inilah yang memicu konflik dalam keluarga.Suami merasa tidak lagi memiliki kekasih hati, sehingga ia mudah tertarik untuk curhat dengan orang lain. Maka sudah saatnya kini, para perempuan membuat terobosan, sehingga bisa menjadi ibu bagi anak-anak, sekaligus tetap menjadi kekasih bagi suami. Oya, jangan lupa untuk memberikan ASI kepada anak-anak Anda, walaupun saat ini banyak ibu yang malas memberikan ASI. Sebuah terobosan adalah saat kita memberikan yang terbaik bagi anak kita (salah satunya adalah ASI), di saat semua orang menentang kita.

PENOLONG BAGI SUAMI

Cindy Jacobs pernah menceritakan, bahwa awalnya ia menganggap bahwa menjadi istri itu harus patuh saja pada suami. Maka, ia membisu saja saat suaminya memberi pinjaman uang kepada orang, yang sebenarnya telah dikenal Cindy sebagai penipu. Akhirnya bisa ditebak, suami Cindy tertipu. Uang dengan jumlah besar tidak dikembalikan dan hidup mereka jadi sulit karenanya. Timbulah penyesalan apda diri Cindy.

Seorang perempuan harus berani melakukan terobosan dengan mengingatkan semua pihak, bahwa Andalah penolong suami. Jika Anda menuruti saja saat suami berbuat salah, maka Anda adalah pecundang dan tidak melakukan breakthough!

Bagaimana jika Anda merasa sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga? Nampakanya Anda juga perlu introspeksi, karena jangan-jangan, sikap Andalah yang memicu kekerasan terjadi. Jika kekerasan menimpa Anda, maka jangan sampai Anda pasrah begitu saja. Segera cari akar persoalannya dan beranilah untuk mencari penyelesainnya dengan cara yang elegan dan penuh kasih. Itulah breakthrough!

BERKOMITMEN PADA PEKERJAAN

Siapa bilang, perempuan tidak boleh bekerja dan hanya boleh berdiam diri? Siapa bilang, perempuan tidak boleh menjadi pimpinan dan hanya boleh mengekor suami? Suami memang kepala istri, maka perempuan harus tunduk di bawah otoritas suami. Namun bukan berarti, semua laki-laki di dunia ini, adalah kepala perempuan. Wah, kalau begitu, perempuan tidak bisa mengembangan potensinya untuk kebaikan semua orang.

Saya pernah membaca tentang seorang istri yang memendam talentanya hanya agar suaminya tidak merasa tersaingi. Tentu saja ini tidak benar, karena istri adalah penolong suami. Mustinya ia justru berusaha, agar suaminya tertolong dengan kelebihannya.

Jika perempuan itu bekerja, jangan pernah takut untuk mengejar karier tinggi. Tentu saja,dengan mempertimbangkan keluarga dan pendapat suami. Akan tetapi jika karier dan pekerjaan Anda memberi berkat bagi orang lain, maka Anda harus mengerjakannya dengan sepenuh hati. Itu talenta yang Tuhan berikan kepada Anda, maka sudah pasti Anda tidak boleh mengelak.

THE SHOW MUST GO ON

Anda ingat, bukan, saya menyebut Bunda Theresa di awal tulisan? Ya benar, ia adalah sosok yang berani melakukan terobosan. Salah satu cirinya adalah, setiap perilakunya ia timbang dengan hati nurani dan kepercayaannya padaTUHAN. Jika ia merasa TUHAN senang ia melakukan sesuatu, maka tak ada satupun orang yang bisa menghentikannya.

Para perempuan juga mustinya demikian. Semua tindakan harus dipikir dengan matang dan dipertimbangkan dengan hati dan firman Tuhan. Maka seorang perempuan yang melakukan terobosan tentu tidak akan menjual dirinya atas nama apapun juga.

Maria, ibu Yesus, adalah sosok yang sangat berani melakukan terobosan.  Ia berani mengandung tanpa suami. Padahal saat ini saja hamil di luar nikah akan dicaci maki oleh masyarakat, apalagi di jaman itu. Namun karena ia telah mempertimbangkan semuanya dengan hati nurani dan ia yakin itu menyenangkan hati TUHAN, maka apapun kata orang, the show must go on.

Jika Anda juga berpikir demikian, maka saat itu pula, Anda berhasil melakukan terobosan dan mengguncang dunia! Selamat  karena Anda memang perempuan sejati!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: