ADVERSITY QUOTIENT for parent’s time (Tri Tunggal)

ADVERSITY  QUOTIENT (AQ)

xtine wibhowo  *)

Apa itu AQ?

Adversity quotient (AQ)  adalah kecerdasan yang dimiliki seseorang sehingga ia bisa mengubah tantangan menjadi peluang/kesempatan.

AQ sebenarnya bukanlah konsep yang baru, karena sejak dahulu pun, kita sudah mengetahui konsep ini, hanya saja dengan istilah berbeda. Anda pasti sering menggunakan istilah “ulet” , “tahan banting”, “tangguh” dan “tidak mudah menyerah”. Semua istilah itu pada dasarnya sama dengan AQ.

Agar lebih mudah, anggap saja AQ itu seperi aki pada mobil. Daya penggerak seseorang terutama di saat menghadapi kesulitan/tugas/ujian.

Pasti Anda mengenal TUhan Yesus dan Rasul Paulus,bukan? Bisakah Anda menjelaskan kepada putra-putri kita, mengapa mereka merupakan contoh pribadi-pribadi yang memiliki AQ tinggi? Silakan Anda mencari contoh tokoh yang lain,dan jangan lupa, ajak anak Anda untuk mencari orang yang ber-AQ tinggi.

Sekilas Tentang AQ

Beberapa tokoh mengatakan, di dalam AQ orang dapat digolongkan ke dalam 3 tipe, yaitu :

1.    Quiter = AQ rendah. Pada tipe ini, anak berusaha selalu menjauh dari permasalahan

2.    Camper= AQ sedang. Anak dengan tipe ini cepat merasa puas dengan keadaan yang ia capai sekarang

3.    Climber = AQ tinggi. Dengan memiliki AQ tinggi, anak akan menyambut setiap tantangan, semangat dan motivasinya berasal dari dalam diri sendiri.

Apa Pentingnya AQ?

Saat ini adalah masa globalisasi (tanpa batas), sehingga persaingan di dalam kehidupan semakin ketat.

Hanya orang-orang yang kompetitif, tidak mudah putus asa dan siap menerima tantangan saja yang akan berhasil dalam kehidupan.

Maka orang-orang dengan AQ rendah akan tergilas masa, sedangkan orang dengan AQ tinggi akan berhasil dan menjadi pemenang. Jadi keberhasilan anak dalam ujian bukan melulu ditentukan oleh IQ tetapi juga oleh AQ.

Bagaiman Caranya ?

Setiap anak dilahirkan sebagai pemenang, apapun latar belakang kelahirannya. Walau demikian, orangtua adalah wakil TUHAN untuk membuat potensi anak menjadi nyata. Maka orangtua tidak bisa hanya diam dan menyerah (berserah tentu wajib, namun bukan menyerah).

Lantas, bagaimana meningkatkan AQ anak ?

1.    Ajar anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri yang sesuai usianya. Jangan pernah orangtua memikul masalah mereka di bahu kita.

2.    Biasakan selalu untuk mendapatkan sesuatu dengan berjuang.

3.    Latih anak menganalisa penyebab masalah, dan fokus pada masalah yang bisa ia kendalikan.

4.    Bantu anak memecah masalah menjadi kecil, sehingga ia bisa memecahkannya/mencapai tujuannya.

5.    Ayah-Ibu berperan optimal. Artinya, karena peran ayah dan ibu itu berbeda, maka kedua orangtua tidak boleh sering absen.

6.    Minta bantuan pihak ketiga, bisa orang lain, bisa juga alam untuk mendidik anak.

7.    Tabunglah keberhasilan dan juara bagi anak. Ingat,bukan, anak dilahirkan sebagai pemenang?

8.    Jadilah contoh bagi anak-anak, baik dalam perilaku, kata-kata maupun perasaan/pikiran. Hal ini dikarenakan anak manusia adalah peniru ulung.

Evaluasi AQ

Jika kita telah melakukan semua usaha itu, segeralah lakukan evaluasi agar kita tahu anak kita telah mencapai climber atau belum. Kalau anak belum mencapai AQ yang tinggi, orangtua dilarang memiliki rasa bersalah.

Tidak semua orang mendapat anugerah menjadi orangtua. Maka jika kita menjadi orangtua, tentulah sudah diperhitungkan oleh TUHAN. Itu artinya kita semua pasti bisa, asalkan kita selalu bahagia, gembira dan pantang menyerah.

EVALUASI AQ ANAK

NO URAIAN YA KADANG TIDAK
1 Sering beralasan untuk menghindari tugas 1 2 3
2 Tidak punya teman akrab 1 2 3
3 Tidak tahu cita-citanya 1 2 3
4 Sering mengatakan “males ah”, “konyol itu”, “nanti-nanti saja deh” 1 2 3
5 Tidak senang banyak perubahan 1 2 3
6 Punya semangat tetapi cepat puas 1 2 3
7 Sering mengatakan “wah, yang penting lulus”, “yang penting sudah mencoba” 1 2 3
8 Mengerjakan tugas tanpa disuruh 1 2 3
9 Berani mencoba hal baru 1 2 3
10 Hampir semua orang yang dikenalnya, mengetahui potensinya 1 2 3
TOTAL

Keterangan Total Nilai

10 – 15          =             AQ rendah

15 -25            =             AQ sedang

25 ke atas    =             AQ tinggi

Anak yang special pasti diberikan untuk orangtua yang spesial juga.

*) Christine Wibhowo,S.Psi,MSi (xtine_w@yahoo.com)

Staf Edukatif Fakultas Psikologi UNIKA Soepra

Pembicara Seminar dan penulis buku Parenting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: