ANAK ADALAH PAHLAWAN

ANAK ADALAH PAHLAWAN

xtine wibhowo

Ditayangkan di TV B, tanggal 10 November 2010, pukul 15.30

1.Apa pentingnya membicarakan hal ini?

Karena semua orang dilahirkan sebagai pahlawan. Hanya saja, seringkali karena kurang menyadari, orangtua kurang mengarahkan anaknya menjadi pahlawan.

Atau anak merasa tidak berdaya,sehingga menjadi pahlawan hanyalah angan-angan saja.

2. Apa sebeanrnya makna ‘pahlawan”

Pahlawan adalah orang yg berani berkorban demi kebenaran. Ia bisa saja berkorban bagi bangsa dan negara, bisa untuk orang lain, bisa saja berkorban mengalahkan nafsu diri sendiri.

Intinya, pahlawan itu selalu melakukan yang terbaik, bagi orang lain dan diri sendiri

3.Perlukah setiap anak menjadi pahlawan?

O, tentu perlu, agar ia bisa mengatasi semua rintangan. Setiap orang pasti punya persoalan, dan tidak bijak kalau penyelesaiannya adalah selalu melarikan diri.

Dengan memiliki jiwa pahlawan, seseorang anak akan bisa mengalakan keinginan negatif, misalnya adiksi terhadap sesuatu, keinginan untuk mencontek, mencuri atau bahkan bunuh diri.

4.Bisakah setiap orang menjadi pahlawan?

Tentu sangat bisa. Seperti saya sampaikan tadi, bahwa setiap orang dilahirkan dengan jiwa pemenang dan bukan jiwa pecundang.

Untuk menjadi janin, hanya dibutuhkan satu sperma dari berjuta sperma, yang membuahi sel telur. Ini berarti semua dari kita adalah hasil dari perjuangan dan kemenangan dari satu sperma tadi. Jadi, tidak ada orang yang terlahir untuk jadi pecundang, pun anak yang cacat.

Ada seorang ibu dan anaknya yang bermain luncuran di es, pada sebuah bukit.

Meluncurnya memang sangat mengasyikkan, tetapi untuk bisa meluncur, harus menaiki bukit lagi. Maka si anak minta Ibunya menggendongnya naik bukit tersebut.

Tentu saja sang Ibu menolak,”Wong ibu berjalan sendiri saja, sudah terengah-engah….apalagi kalau harus menggendong kamu,”kata si Ibu

Setelah beberapa kali meluncur, mereka melihat seorang ayah bersama anak lelakinya.

Sang ayah selalu menggendong anaknya menaiki bukit, dan kemudian mendorong anak lelakinya yang sudah siap tengkurap di papan luncurnya.

Anak meluncur dengan menjerit gembira.

Beberapa kali kegiatan itu terulang, dan ayahnya tidak pernah tidak menggendongnya.

Karena sangat terkesan, sang Ibu keesokan harinya menulis di surat kabar.Ia.menuliskan betapa hebatnya sah ayah.

Beberapa hari kemudian, si Ibu mendapat balasan dari si Ayah hebat itu. Ayah itu mengatakan, bukan dirinya yang hebat. Tapi anaknya lah yang luar biasa.

Sang anak lelaki mengalami  kelumpuhan, sehingga tidak bisa bergerak.Si Ibu jadi ingat, bahwa tidak sekalipun ia melihat anak lelaki itu bangun dari papan luncurnya.

Namun,lanjut sang ayah, semangat hidup anaknya , membuat si ayah mengatakan,”Ia pahlawan buat saya, bahkan jika saya hanya mendapat separo saja dari semangatnya itu, saya sudah bisa hidup!”

5. Apa saja tips untuk orangtua dalam mendidik anak menjadi pahlawan?

Yang pertama adalah beri cotntoh tentang perilaku jujur.Berilah ia pujian, sehingga anak tahu bahwa kita tidak hanya memuji saat ia mendapat nilai 100, tp juga saat ia tidak mencontek.

Dari hasil survey ditemukan bahwa kegagalan  seorang siswa, hanya 25% yang benar-benar disebakan oleh faktor luar.

75% sisanya, adalah benar-benar karena faktor pribadi (seperti kemalasan, kurang motivasi,…)

Maka tekankan pada anak, bahwa ia menggenggam tangung jawab, sebesar 100%!

Tabungkan kata-kata positif buat anak-anak. Kenalkan kata-kata ”jura’ sejak ia kecil.

”Walau kamu tidak mendapat nilai 100, tapi kamu juara kejujuran!”

” Kamu juara, karena bisa bermain dengan adik dengan rukun!”

Tabungan keberhasilan ini, membuat anak bermental pahlawan

Kelak saat ia menghadapi persoalan, ia akan tetap ingat bahwa dia pasti bisa, karena dia selalu juara!

Seorang pahlawan adalah seorang yang jujur dan rendah hati. Maka ajarkan anak-anak untuk selalu rendah hati. Ia pasti meniru ayah-ibunya.

Orang yang setengah sukses, mungkin sombong.Tapi orang yang sangat sukses, pastilah sangat rendah hati!

6.Salah satu Pertanyaan dari Pemirsa:

Sejak usia berapa,anak bisa paham tentang makna pahlawan?

Kalau memahami arti kata pahlawan, mungkin usia 5 tahun ke atas.

Tapi mendidiknya menjadi pahlawan, bisa dilakukan sejak dini. Sejak mereka lahir, bahkan sejak dalam kandungan!

6. Lalu kesimpulannya?

Pahlawan adalah org biasa yang bekerja dg luar biasa

Pahlawan sejati bukan mengalahkan lawan, tetapi mengalahkan keinginan negatif diri sendiri

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    iruma said,

    like this! Semoga bisa melakukan hal yang sama pada 25 siswa saya


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: