MASA TUA GEMILANG-seminar Wulan GKI Beringin, 8-10-10

MASA TUA GEMILANG

Adakah jurang generasi?

Jurang : adakah ?

Sebenarnya tidak ada yang disebut dengan jurang generasi. Istilah ’jurang’ seolah membenarkan bahwa pasti akan ada kesenjangan antara generasi tua dan generasi muda. Padahal sebenarnya, orang lanjut usia telah mengalami masa muda,sehingga mustinya bisa memahami generasi yang lebih muda. Sedangkan orang muda, dengan daya fisik dan daya pikir yang masih prima, akan dapat memahami kebutuhan generasi yang lebih tua.

Jika sekarang ada gap antara generasi muda dan tua, bukan karena terjadi secara otomatis, namun sebenarnya karena perilaku masing-masing pribadi, sehingga muncul anggapan yang keliru, seperti joke berikut.

Guyonan Orang Muda

Suatu hari Raja Salomo kedatangan 2 Ibu Mertua dan satu menantu. Dua Ibu mertua ini saling berebut menantu. Maka Salomo segera memerintahkan algojonya untuk membelah si menantu. Ibu A, melarang Salomo membelah menantunya. ”Aku rela dia tidak tinggal bersama aku, asal dia bahagia dan tidak mati.”

Akan tetapi Ibu B, mempersilakan Salomo untuk membelah menantunya. Maka dengan mantap Salomo mengatakan, bahwa Ibu B-lah mertua yang asli.

Tentu saja itu hanya guyon, tetapi mengandung makna bahwa sedemikian buruknya mertua dipandangan orang muda.

Bahkan ada yang berkelakar, bahwa Petrus menyangkali Yesus, karena Yesus menyembuhkan ibu mertuanya………(hahahahaaa)

Jaminan Tuhan

Jika dunia sering menganggap remeh keberadaan orang tua, bagaimana dengan Tuhan? Tentu saja Tuhan tetap menyayangi orang tua. Bahkan dia memberi jaminan kepada orang tua, berupa rambut putih sebagai mahkota (orang muda yang tidak menghormati orang yang telah memiliki mahkota ini, akan hidup dalam penderitaan) dan Ia pun berjanji akan menggendong orang tua.

Namun demikian, jaminan itu akan semakin nyata, jika orang tua juga berusaha memiliki karakter yang baik. Banyak orang tua yang dipakai Tuhan, justru di saat usianya senja (misalnya Abraham dan Musa), tetapi ada pula yang jatuh di usia tuanya  (misalnya Salomo).

Pohon Aras dan Pohon Kurma

Agar karakter orang tua menjadi baik, maka hendaknya dapat meniru dari pohon aras. Pohon ini tahan untuk tidak lapuk. Makin tua makin menjadi. Ia bisa menjadi penyangga bagi sesama. Istana Salomo yang megah itu pun, di bangun dari pohon aras.

Sedangkan pohon kurma mendatangkan sukacita. Saat biji kurma ditanam, akarnya akan masuk terus ke dalam tanah,mencari sumber air. Setelah menemukan air, barulah ia tumbuh. Maka orang akan suka cita saat mendapatkan pohon kurma, karena yakin bahwa di dalamnya terkandung air kehidupan dan kehidupan.

Jadilah teladan

Untuk menjadi teladan, orang lanjut usia perlu memahami hal-hal berikut :

  1. Bahwa setelah menikah, anak akan ’meninggalkan’ orang tua dan bersatu daging dengan pasangannya. Ini berarti, loyalitas, prioritas dan komitmen anak tidak lagi kepada orang tua. Dengan memahami hal ini, maka orang lanjut usia tidak akan menuntut perhatian terlalu banyak kepada anak-menantu.
  2. Cucu bukanlah milik nenek/kakek, bahkan juga bukan milik sepenuhnya dari orangtuanya.
  3. Nikmati humor, usahakan wajah selalu ceria sehingga anak-cucu tidak takut
  4. Back to nature (jalan kaki, mencuci, menyapu dan olah raga ringan) agar tubuh menjadi sehat. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
  5. Bina hubungan baik dengan orang lain, sehingga akan mengalirkan energi yang positif

Tips Mertua dari Yitro

Musa sebagai menantu sangat respek terhadap mertuanya, karena Yitro-sang mertua- melakukan hal-hal yang baik, seperti :

  1. bersedia menjaga istri dan anak-anak Musa, namun saat keadan memungkinkan, mengembalikannya kepada Musa
  2. Dalam memberikan pendapat, Yitro selalu menekankan bahwa ia hanya usul, dan Musa boleh mempertimbangkannya untuk menerima/menolak usulannya
  3. Usulan yang diberikan Yitro bukan untuk kepentingan pribadi.
  4. Yitro selalu menghargai keputusan yang diambil Musa,menantunya.

Tips Mertua dari Naomi

Walau banyak orang muda tidak suka dengan mertuanya, namun Rut-menantu Naomi-sangat mencintai mertuanya. Maka ada ungkapan yang sangat indah dari Ruth, bahwa ia tak mau dipisahkan dari Naomi.

Apa yang diperbuat Naomi, sehingga dikasihi menantunya ?

  1. Iman Naomi tetap teguh walau dalam kesulitan
  2. Kasih Naomi kepada para menantunya, sangat nyata

Maka sebagai orang lanjut usia, kita harus tetap memiliki hati yang penuh kasih dan hati yamg mau selalu menyembah TUHAN, sehingga anak-cucu akan respek dan mengasihi kita.

Tidak perlu menyesali masa lalu,

Tapi rayakan masa sekarang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: