KEJUTAN DARI SORGA (dimuat di buku Liturgi NATAL GKI Peterongan 2010)

KEJUTAN DARI SORGA ((dimuat di buku Liturgi NATAL GKI Peterongan 2010)

Yesus adalah psikolog sejati.

DIA punya cara unik untuk menjawab tiap doa,

sesuai dengan karakter masing-masing manusia,

agar kehendakNya dapat kita terima

(xtine)

 

Suasana Natal tahun 2005 belum juga usai. Tetapi kedamaian rasanya sudah menghilang dari hati saya. Pagi itu, saya berteriak keras ketika menyadari bahwa kemungkinan besar saya hamil lagi. Apalagi saat dokter menyatakan hal yang sama, penglihatan saya makin kabur karena air mata dan rasa pening di kepala.

 

Tentu saja saya sayang dengan anak-anak. Tapi bukan begini dong caranya. Apa Tuhan tidak melihat, bagaimana saya sudah kerepotan dengan dua anak yang masih balita? Bahkan anak kedua pun masih minum ASI!

 

Diiringi hujan gerimis di bulan Desember, saya meminta waktu setengah hari kepada keluarga, untuk merenung sendiri. Ya, sendiri saja, tanpa ditemani siapapun!

 

Dalam kesendirian, saya berusaha tidak  memikirkan  apa-apa. Hanya ingin diam saja. Tetapi rasa marah tetap tidak hilang.

 

Aneh tapi nyata, tiba-tiba seolah saya melihat sinetron yang peran utamanya adalah saya sendiri. Kira-kira enam tahun yang lalu, saya pernah protes besar kepada TUHAN. Karena apa? Karena saya tidak pernah sekalipun mendapat kejutan dari TUHAN.

 

Untuk mendapat nilai yang baik, saya harus sungguh-sungguh belajar. Tidak seperti sahabat saya, yang tidak belajar pun selalu saja bisa lulus dari semua mata kuliah. Ikut sayembara atau ikut lomba apapun, saya tidak pernah menang. Apalagi untuk hal-hal yang sangat serius, seperti mencari pasangan hidup..Wah, saat teman-teman saya begitu gampang mendapat jodoh, saya harus jatuh bangun mengejarnya (hehehe). Bahkan kehamilan pertama dan kedua, juga sudah saya rencanakan jauh-jauh hari.

 

Saya jengkel karena TUHAN selalu memberi, kalau saya sudah berusaha keras. Tidak pernah Dia memberi kejutan atau hadiah kepada saya. Puih, saya marah sekali waktu itu.

 

Di hari itu, di Natal tahun 2005, TUHAN mengabulkan permintaan saya, dengan memberi kejutan, yaitu kehamilan ketiga, yang tidak pernah saya duga!

 

Ya, Tuhan telah menjawab permintaan saya. Tetapi apa balasan saya? Saya malah kelimpungan menerima kejutan dariNya. Bukan bersyukur, saya malah bersungut-sungut seperti orang-orang Israel saat dipimpin Musa keluar dari Mesir.

 

Saat itulah saya mendengar suara TUHAN di hati saya,  yang berkata,” Dari dulu, Aku tahu sifat dan karakter kamu, yang suka kagetan dan bingungan. Aku memahami kamu, lebih dari semua orang. Maka Aku tahu, kamu tidak cocok diberi kejutan. Namun karena kamu ngeyel, maka Aku beri kamu kejutan kecil. Dan…..kamu tahu efeknya,kan? Tapi jangan kemana-mana, masih ada satu kejutan bagimu!”

 

Wah, rasa marah saya seketika lenyap tetapi berubah jadi malu bercampur penasaran,  menunggu kejutan berikutnya. Inilah kejutan Natal buat saya !

 

Bulan September 2006, persis sembilan bulan setelah saya ’berdialog’ dengan TUHAN, lahirlah Cc, adik dari Yy dan Vv. Tapi mana kejutan dari TUHAN? Saya tidak merasa surprise dengan memiliki 3 anak yang perempuan semua, karena saya sudah menduganya dan memang itu keinginan saya.

 

Lantas, kapan ya, Tuhan memberi kejutan saya lagi?

 

Beberapa waktu kemudian, saya harus memimpin suatu acara untuk anak-anak di tempat kerja saya. Untuk menghidupkan suasana, saya harus mencari cerita-cerita inspiratif dan lagu yang bagus buat mereka. Biasanya saya sering kesulitan mencari hal-hal begitu. Tapi anehnya, kali ini  tidak sulit bagi saya untuk mencarinya, karena tinggal menggali kenangan saya di masa kecil.

 

Saat masih duduk di bangku SD dan SMP, saya sangat mengidolakan film Little House On The Prairie dan Keluarga Cemara. Saya bisa sampai mimpi setelah melihat kisah-kisahnya. Diam-diam, saat itu saya punya cita-cita untuk memiliki keluarga seperti itu.

 

”Keluarga yang seperti itu” adalah keluarga yang bagaimana? Saya pun tak tahu jawabnya.

 

Tapi tahun ini, kejutan TUHAN telah saya terima! Saya mulai tahu jawabannya. Rupanya DIA mendengarkan doa anak kecil. TUHAN mengabulkan permintaan saya, dengan memberi tiga anak perempuan, persis seperti keluarga di film idola saya itu!

 

Merenungkan hal ini, saya geleng kepala, tertawa geli bercampur ‘mbrebes mili’ karena terharu. Rupanya TUHAN YESUS yang saya miliki ini, sangat sabar menunggu waktu yang tepat untuk menjelaskannya kepada saya. YESUS memang sangat  humoris dan …….. romantis!

 

 

Semua peristiwa ini saya simpan dalam-dalam di hati. Saya tidak cerita kepada banyak orang.

 

Tetapi Warta Jemaat GKI Peterongan menjelang Natal tahun 2010, yang saya baca tepat di ulang tahun Cc ke 4 (8 September 2010),  meminta jemaat untuk memberi kesaksian.

 

Saya langsung mengerti dan paham, ini bukan kebetulan! Tetapi TUHAN ingin saya  membagikan cerita saya ini.

 

Memang kisah saya tidaklah spektakuler, tapi cukuplah bagi saya untuk memahami bahwa TUHAN memang sangat dekat dengan saya.

 

Di Natal ini, saya harus merenungkan, kejutan apa yang bisa saya berikan kepada Yesus tercinta? Kado-kadoNya dan kejutan-kejutanNya, sudah sangat banyak saya terima.

 

Jadi????

 

Buat apa saya selalu ragu dan menagih-nagih janjiNya lagi,

apalagi meng-klaim DIA?

 

Selamat Natal!

 

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    kristiyanto said,

    Wonderful ! Inspiratif ! Praise God !!


Comment RSS · TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: